Sejarah

Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar merupakan salah satu fakultas yang ada di Universitas Negeri Makassar. Pada tahun 1961, merupakan awal berdirinya Jurusan Pendidikan Jasmani dalam lingkup FKIP Universitas Hasanuddin. Setelah FKIP Lepas menjadi IKIP yang berdiri sendiri, jurusan Pendidikan Jasmani berubah menjadi Sekolah Tinggi Olahraga (STO) dengan ketua Drs.Anwar Djamidin dari Fakultas  Kedokteran Unhas. Pada tahun 1977 pemerintah mengintegrasikan STO kedalam IKIP dan bernama FKIK menjadi FPOK (Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan) setelah IKIP dikonversi menjadi Universitas Negeri Makassar (UNM), FPOK berubah  menjadi FIK (Fakultas Ilmu Keolahragaan).

Seiring dengan konversi IKIP menjadi Universitas Negeri Makassar (UNM) sejak tahun 1999 berdasarkan keputusan Presiden No.93 tahun 1999 tanggal 4 agustus 1999, FPOK juga mengalami perubahan menjadi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Salah satu amanah dalam konversi IKIP menjadi UNM adalah perluasan mandat sehingga FIK UNM, disamping membina kependidikan juga membina non kependidikan.

Pada tahun 2009, Fakultas Ilmu Keolahragaan UNM membawahi 3 (tiga) Jurusan dan 1 Program studi, yaitu : Jurusan Pendidikan Olahraga, Jurusan Pendidikan Jasmani, kesehatan dan Rekreasi (PENJASKESREK), Serta Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan Program Studi Ilmu Keolahragaan. Jumlah Mahasiswa yang terdaftar pada tahun 2010/2011 sebanyak 2779 orang dengan jumlah Dosen 82 orang.

Kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan terletak dikampus Banta-bantaeng, sedangkan waktu masih berstatus STO kegiatan administrasi perkuliahan berada di Stadion Mattoanging, jl.Cendrawasih Makassar.

(BeyB)